Terbanggi Besar, 30 September 2025 — TK Xaverius Terbanggi Besar kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan iman sejak usia dini. Dalam rangka Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN), sekolah mengadakan serangkaian kegiatan bertema keagamaan yang diikuti oleh seluruh murid dari berbagai latar belakang agama.
Kegiatan BKSN ini berlangsung selama bulan September 2025, diadakan setiap hari Jumat sebanyak empat kali pertemuan dengan tema yang berbeda setiap minggunya. Kegiatan ditutup secara istimewa pada pertemuan keempat yang dilaksanakan pada hari Selasa, 30 September 2025. Kegiatan BKSN di TK Xaverius Terbanggi Besar memiliki nuansa keberagaman agama yang sangat terasa. Di sekolah ini, terdapat empat agama yang dianut oleh murid, yaitu Katolik, Kristen, Islam, dan Hindu. Seluruh anak mengikuti kegiatan dengan semangat dan penuh sukacita.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak dikenalkan pada kitab suci agamanya masing-masing, yaitu Alkitab untuk murid yang beragama Katolik dan Kristen, Al-Qur’an untuk murid yang beragama Islam, dan Weda untuk murid yang beragama Hindu. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai usia anak-anak, seperti menyusun puzzle untuk mengenal tempat ibadah sesuai agamanya, bercerita tentang kisah-kisah inspiratif, melakukan gerak dan lagu, serta membuat karya sederhana bertema nilai-nilai kebaikan universal seperti kasih, kejujuran, dan tolong-menolong.
Pada penutupan BKSN tanggal 30 September 2025, seluruh anak datang ke sekolah dengan mengenakan pakaian yang biasa mereka kenakan saat pergi ke tempat ibadah. Suasana sekolah pun tampak penuh warna dan makna, mencerminkan kekayaan budaya dan keberagaman yang hidup berdampingan dengan damai. Acara penutupan diawali dengan doa bersama menurut agama masing-masing, dilanjutkan dengan kegiatan perkenalan kitab suci dan tempat ibadah dari setiap agama, serta kegiatan mewarnai gambar sesuai dengan tema.
Kepala TK Xaverius Terbanggi Besar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan memperkenalkan kitab suci, tetapi juga menanamkan nilai toleransi antarumat beragama sejak dini. “Anak-anak belajar bahwa perbedaan itu indah. Mereka bisa hidup bersama, bermain, dan belajar dalam suasana saling menghargai. Itulah semangat BKSN di TK Xaverius,” ungkapnya. Kegiatan BKSN tahun ini menjadi momen yang tak hanya memperkuat iman anak-anak terhadap ajaran agamanya masing-masing, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran penting untuk saling mengenal dan menghargai perbedaan. Semoga semangat toleransi dan kasih terus tumbuh dalam diri anak-anak, membentuk generasi masa depan yang beriman dan menghargai sesama.

