Perayaan hari raya Paskah TK Xaverius dilaksanakan bersamaan dengan perayaan hari Kartini, tepatnya hari Jumat, 26 April 2025. Sebelum pelaksanaan lomba, bunda Yustina sebagai pemandu acara menyampaikan ucapan selamat hari Raya Paskah dan juga hari Raya Galungan dilanjutkan dengan tata tertib lomba. Kegiatan perayaan hari Raya Paskah anak-anak TK Xaverius Terbanggi Besar yaitu lomba mencari telur. Lomba dilaksanakan di halamanTK XaveriusTerbanggi Besar. Dengan berbunyinya tanda peluit, anak-anak dengan semangat mulai mencari telur yang sebelumnya sudah disembunyikan oleh Pak Victor di halaman sekolah. Setelah 20 menit berlalu, waktu untuk mencari telur telah habis,dan bunda Sri meniup peluit tanda bahwa lomba mencari telur sudah selesai. Bagi anak-anak yang jumlah point telurnya banyak, itulah yang menjadi pemenangnya. Adapun makna Paskah bagi anak-anak TK Xaverius Terbanggi Besar adalah peringatan tentang kemenangan Yesus Kristus yang melambangkan harapan baru dan keselamatan bagi semua orang.
Acara dilanjutkan dengan perayaan Hari Kartini yang dilaksanakan setelah perayaan Paskah selesai. Bunda Selly sebagai pembawa acara mengumpulkan anak-anak bersama mamanya untuk menerima penjelasan lomba serta menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” dengan hikmat dan semangat. Kegiatan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu melibatkan mama dalam kegiatan lomba atau sering disebut dengan Mama Mia. TK Xaverius Terbanggi Besar mengadakan lomba “Merias Wajah Mama”. Durasi lomba selama 20 menit. Dengan suara peluit yang dibunyikan bunda Sri maka lomba dimulai. Lomba dilaksanakan di teras kelas dan aula terbuka TK XaveriusTerbanggi Besar. Suasana tampak ramai sekali dengan kelucuan anak-anak merias mamanya. Tidak hanya anak perempan yang ikut lomba ,anak laki-laki juga tidak kalah menarik wajib ikut merias wajah mamanya . Hiruk pikuk suara mamanya mengarahkan anaknya untuk merias wajah mamanya supaya tidak salah, dan menghasilan riasan yang cantik. Adapun makna merayakan Hari Kartini adalah untuk mengenang dan menghormati jasa R.A Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender khususnya dalam dunia pendidikan. Selain itu, seorang perempuan juga bebas berekpresi mengutarakan mimpinya, mewujudkan ide-ide kreatif, menyuarakan hasil pemikirannya yang bermanfaat bagi sekitarnya, dan di era digital ini perempuan bisa bekerja dengan berbagai bentuk pekerjaan dan setara dengan laki-laki.
